Minggu, 10 Februari 2013

Oleh oleh dari Gunung Lawu


Pendakian Gunung Lawu adalah pendakian pertama saya, saya bener bener pemula dalam kegiatan pendakian. info pendakian saya dapatkan pada saat kumpul PAMOR - sebuah organisasi blm resmi pecinta alam informatika - satu minggu sebelum jadwal pendakian dimulai.

Informasi pendakian saat ini membuat saya begitu bingung untuk mengikuti pendakian tersebut apa tidak, pertanyaannya adalah :
1. Pendakian dimusim hujan, bagaimana cuacanya saat hari H ?
2. Perlengkapan yang hampir saya tidak punya sama sekali.
3. Fisik, dari awal menjadi mahasiswa sampai saat itu juga blm pernah berolahraga.
perlahan demi perlahan saya mengumpulkan niat untuk ikut dalam pendakian karena disaat saya ditanya tentang ketersediaan untuk mengikuti pendakian saya menjawab boleh, jadi saya harus bertanggung jawab atas apa yang telah saya katakan. pertama yaitu melengkapi perlengkapan, mencari celana kargo tas carrier sleeping bag sandal senter dan sebagainya, akhirnya semua saya dapatkan H-1, Celana kargo pinjam punya kakak, tas carrier pinjem punya said temen TC, sandal beli haha, sleeping bag senter pinjem 20rb 3 hari bro mahal -_-. kemudian cuaca yang menjadi kendala saat perizinan, untuk meminimalisir perizinan saya hanya ijin kepada ibu saya, perlahan saya meyakinkan ibu saya akhirnya saya di perbolehkan.
dan fisik yaa tetap tak ada perbaikan. dan hari keberangkatan pun dimulai.

berangkat dari kampus TC pukul 19.30, diawali dengan doa, naiklah saya dan 15 pendaki lain dalam bemo, pastinya berdesak desakan, satu bemo FULL gak rugi sewa haha, kemudian naik bis dari terminal bungurasih menuju terminal magetan, untuk menuju ke cemoro kandang kami menaiki mobil sayur bisa dibilang pick up, pemandangannnya bagus saat
menaiki pickup suasana magetan jam 4 pagi.
rute perjalanan dimulai dari cemoro kandang, perjalanan menuju pos satu terasa lama, baru jalan 5 menit saya sudah merasa capek, capek membawa carrier di pundak saya, tidak pernah sebelumnya saya membawa beban seberat itu tapi perjalanan baru dimulai mau tidak mau saya berusaha untuk kuat ketika saat istirahat saya selalu melepas tas carrier dari pundak saya. sampailah di pos 1 dan pos 2, di pos dua kami sholat dhuhur dan ashar, perjalanan menuju pos 3 sangat lama, ada pos bayangan sebelum menuju pos 3, perjalanan saat itu kami merasa capek dan lapar ya lapar itu yang membuat pikiran kita tidak fokus karena kita lapar haha, akhirnya sampai pada pos 3 dan waktunya buat makanan dan isi botol minum ! masak nasi (gosong haha), sayur sop micin, tempe dan sarden. Kenyang !
mempersiapkan makanan
 lalu kami melanjutkan perjalanan menuju pos 4 dikegelapan, pandangan hanya sebatas cahaya senter, kanan kiri jurang diwajibkan untuk berhati hati, sampailah pada pos 4 pukul 23.00 ! kemudian tidur.

hari kedua perjalanan dimulai dari pos 4 sebelum berangkat kita bikin mie supaya tenaga terisi kembali haha setelah itu kita keluar menikmati indahnya pemandangan saat itu juga seperti biasa foto foto.
Suasana di POS 4 pukul 5.00
pemandangan silih berganti perkampungan begitu terlihat jelas tak lama kemudian ada kabut dan tak lama lagi hilang lagi, ya begitulah alam tak bisa diprediksi, suprisenya saya dan teman teman melihat pelangi sebanyak dua di atas kabut yang satu tebal yang satu tipis. perjalanan pun dilanjutkan 2 jam berjalan tibalah sampai di puncak pukul 7 pagi. di atas pemandangan sangat sangat sangat bagus angin yang sangat kencang dan melihat bendera Indonesia berkibar terus menerus di puncak Gunung Lawu. tak lama kemudian kami turun menuju pos awal di cemoro sewu.
Puncak Gunung Lawu

Puncak Gunung Lawu
Hargo Dumilah

di pos awal cemoro sewu kita dapat wejangan dari bapak petugas banyak sekali yang saya dapatkan,
suasana wejangan di Pos awal cemoro sewu
yang paling saya ingat :

" Ketika kalian berangkat bersama sama untuk mencapai puncak, maka jangan ada satupun yang tidak mencapai puncak, jika satu tidak mendapatkan puncak maka yang lain juga tidak mendapatkan ! "

" Jangan sekali kali meremehkan alam, karena memprediksi alam tidak semudah mata pelajaran apapun "

" Pelajaran yang paling berharga adalah pelajaran yang  didapatkan dari alam "
Achmad Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yakin ada komentar ?