Kamis, 14 Februari 2013

Rectoverso


hmmmmm rectoverso
film yang secara keseluruhan tentang friendzone.
yaa anda tahu sendiri, itu friendzone.
anda tahu bagaimana menyikapinya dan anda tahu apa akibatnya.
semua yang ada di film itu merupakan sepenggal kisah friendzone.
yaitu seseorang yang lebih memilih untuk merahasiakan perasaannya, ya benar, padahal itu sudah tahu bakal seperti apa kelanjutannya tapi tetap saja dipilih.
akhirnya seperti apa ? ya endingnya bakalan sedih sedih yang dirasakan, jadi manakah yang lebih baik ? memendam perasaan atau mengungkapkannya ?

seperti yang saya bahas pada posting sebelumnya, ketika anda memilih untuk menjadi sebuah pacar endingnya kebanyakan bakal merusak segalanya tapi jika anda memendam perasaan, anda bakal tahu setelah anda lihat film rectoverso - cinta yang tak terucap. sedih di belakang endingnya juga sama sama rusak.
jadi manakah yang lebih baik ? memendam perasaan atau mengungkapkannya ?

tak ada yang lebih baik menurut saya, karena setiap manusia paling tidak suka dengan kata "perpisahan" ya benar perpisahan tapi dunia ini bulat, kehidupan ini bagaikan roda, mau tidak mau perpisahan itu tetap ada.
tinggal bagaimana kalian mengemas perpisahan itu menjadi sesuatu yang tidak berasa perpisahan atau dengan kata lain tidak menyakitkan, tapii ya sama saja saya juga tetap tidak terima dengan perpisahan.
manusia tetaplah manusia dengan segala keinginannya dan ketidakpuasannya.
Achmad Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yakin ada komentar ?